Mahasiswa KKN UAD Unit II.A.3 bersama masyarakat di area Pojok Edukasi 3R di Dusun Krajan, Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, Jawa Timur (Suara ‘Aisyiyah.id)
Banyuwangi, Suara ‘Aisyiyah — Pojok Edukasi 3R digagas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode 16 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta Periode 161 Unit II.A.3.
Program tersebut mereka laksanakan di Dusun Krajan, Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, Jawa Timur. Hal ini sebagai salah satu program unggulan mahasiswa KKN di bidang lingkungan. Pojok Edukasi 3R adalah sarana edukasi yang memperkenalkan konsep Reduce, Reuse, dan Recycle kepada masyarakat.
Konsep 3R menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi permasalahan sampah. Melalui Reduce, mahasiswa mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan barang yang berpotensi menjadi sampah. Selanjutnya, Reuse agar masyarakat mau menggunakan kembali barang yang masih memiliki manfaat. Sedangkan Recycle merupakan upaya mengolah barang atau sampah agar dapat kembali terpakai.
Tak Hanya Edukasi, tetapi Juga Menata Lingkungan
Pembuatan Pojok Edukasi 3R tidak berhenti pada penyediaan media informasi. Mahasiswa KKN turut menata area tersebut agar menjadi ruang yang menarik dan mudah dimanfaatkan oleh masyarakat.
Area edukasi mereka lengkapi dengan papan informasi mengenai penerapan 3R. Di sekelilingnya juga terdapat berbagai tanaman dalam polybag dan mereka susun menggunakan rak berbahan bambu. Penataan tersebut membuat area edukasi sekaligus menjadi bagian dari lingkungan yang lebih hijau dan tertata.
Keberadaan tanaman dan elemen lingkungan di sekitar pojok edukasi juga memperkuat pesan bahwa menjaga kebersihan dan merawat lingkungan merupakan kegiatan yang dapat dilakukan secara bersamaan. Masyarakat tidak hanya memperoleh informasi mengenai sampah, tetapi juga dapat melihat secara langsung pemanfaatan ruang lingkungan agar menjadi lebih tertata.
Mahasiswa KKN Unit II.A.3 melaksanakan kegiatan dengan melibatkan masyarakat dalam proses penataan dan pemanfaatan area tersebut. Interaksi antara mahasiswa dan masyarakat menjadi bagian dari proses edukasi agar pengelolaan lingkungan tidak hanya menjadi kegiatan sementara selama KKN berlangsung.
Serah Terima Pojok Edukasi 3R
Setelah proses pembuatan dan penataan selesai, mahasiswa KKN Unit II.A.3 melaksanakan serah terima Pojok Edukasi 3R kepada masyarakat pada Selasa, (8/9/2026).
BACA JUGA
Kegiatan tersebut menjadi penanda bahwa sarana edukasi yang telah dibuat selama pelaksanaan KKN selanjutnya dapat masyarakat manfaatkan dan rawat bersama.
Serah terima tersebut juga menjadi bagian penting dalam keberlanjutan program. Pojok Edukasi 3R tidak hanya menjadi hasil kegiatan mahasiswa KKN. Ini adalah sarana yang dapat terus masyarakat gunakan untuk memperoleh informasi dan mengingat kembali pentingnya penerapan 3R dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan adanya serah terima, mahasiswa berharap keberadaan Pojok Edukasi 3R dapat terus bermanfaat, meskipun masa pelaksanaan KKN telah berakhir. Harapannya, masyarakat dapat menjaga kebersihan, merawat tanaman, serta mempertahankan fungsi area tersebut sebagai ruang edukasi lingkungan.
Dari Sampah Menjadi Kesadaran Bersama
Rangga Mulhayat, Ketua KKN UAD Unit II.A.3 mengatakan, permasalahan sampah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pengelolaan sampah tidak cukup hanya mengandalkan proses pengangkutan dan pembuangan, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat untuk mengurangi serta memilah sampah dari sumbernya.
“Melalui Pojok Edukasi 3R, kami berupaya menyampaikan bahwa menjaga lingkungan dapat kita mulai melalui kebiasaan sehari-hari. Contohnya pemilahan sampah, mengurangi penggunaan barang sekali pakai, memanfaatkan kembali barang yang masih layak, hingga mendaur ulang merupakan beberapa bentuk tindakan sederhana yang dapat kita lakukan di lingkungan rumah,” ucapnya.
Program ini sekaligus menjadi bentuk penerapan ilmu dan kepedulian mahasiswa terhadap kondisi lingkungan masyarakat. Kehadiran mahasiswa KKN harapannya dapat memberikan tambahan pengetahuan sekaligus mendorong masyarakat untuk terus menjaga keberlanjutan program yang telah dibuat.
“Pojok Edukasi 3R ini semoga tidak hanya menjadi sebuah tempat yang kami adakan selama pelaksanaan KKN. Lebih dari itu, keberadaannya dapat dimanfaatkan. Selain itu, ini sebagai pengingat, bahwa persoalan lingkungan bisa kita mulai dari kebiasaan kecil yang kita lakukan secara konsisten,” ujarnya.
Melalui langkah sederhana tersebut, mahasiswa KKN UAD Unit II.A.3 berusaha membangun kesadaran bahwa sampah bukan sekadar sesuatu yang harus dibuang, tetapi perlu dikelola dengan cara yang tepat.
“Dari satu pojok edukasi, semoga tumbuh kebiasaan baru untuk mengurangi sampah, memanfaatkan kembali barang yang masih berguna, dan menjaga lingkungan secara bersama-sama,” ucap Rangga. (Rhedisya Maharani)-Nely
Pemberitahuan Redaksi: Artikel ini dihimpun melalui jejaring informasi sindikasi media.
Sumber asli: suara aisyiyah • Kunjungi Tautan Asli →
Komentar & Diskusi Pembaca