Tasikmalaya – Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun 2026 yang bekerja sama dengan LLDIKTI Wilayah IV. Mengusung tema “Gotong Royong Akademisi Bersinergi dan Berinovasi”, KKN Tematik tahun ini diwujudkan melalui program “GENTASKIN BERKELANJUTAN: Sinergi Inovasi Kesehatan, Edukasi, dan Rekayasa Teknologi Tepat Guna untuk Generasi Sehat dan Desa Mandiri.”

Sebanyak 377 mahasiswa diterjunkan ke 10 desa di Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat selama 21 Juli hingga 25 Agustus 2026. Selama lebih dari satu bulan, mahasiswa akan berkolaborasi dengan pemerintah desa, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan dalam melaksanakan program-program yang berfokus pada bidang kesehatan, edukasi, dan rekayasa teknologi tepat guna sesuai dengan kebutuhan masing-masing desa.

Pelaksanaan KKN Tematik bertujuan memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat melalui semangat gotong royong akademisi dalam menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata. Berbagai program pengabdian akan disusun berdasarkan potensi dan kebutuhan setiap desa sehingga diharapkan mampu mendukung terwujudnya generasi yang sehat, meningkatkan kemandirian desa, serta memberikan pengalaman belajar yang kontekstual bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan secara langsung di tengah masyarakat.

Ketua Pelaksana KKN UMTAS 2026, Miftahul Falah, S.Kep., Ners., MSN., Ph.D., menjelaskan bahwa KKN Tematik tahun ini dirancang sebagai wadah kolaborasi antara mahasiswa, perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam menghasilkan program pengabdian yang berdampak nyata. Menurutnya, tema “Gotong Royong Akademisi Bersinergi dan Berinovasi” diwujudkan melalui pendekatan lintas disiplin yang mengintegrasikan inovasi kesehatan, edukasi, dan rekayasa teknologi tepat guna agar mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat desa. Ia menambahkan bahwa penempatan mahasiswa di 10 desa di Kecamatan Kawalu diharapkan mampu menghasilkan program-program yang adaptif terhadap potensi lokal sekaligus memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi akademik, kepemimpinan, kepedulian sosial, serta kemampuan bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.

Rektor Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Neni Nuraeni, M.Kep., Ns., Sp.Kep.Mat., menyampaikan bahwa KKN Tematik merupakan implementasi nyata pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, sinergi yang dibangun antara UMTAS, LLDIKTI Wilayah IV, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi pembangunan desa.

Lebih lanjut, Rektor menilai bahwa tema KKN Tematik 2026 mencerminkan semangat gotong royong akademisi dalam menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Ia berharap para mahasiswa mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya mengimplementasikan kompetensi akademiknya, tetapi juga membangun karakter kepemimpinan, kepedulian sosial, dan semangat kolaborasi. Selain itu, program-program yang dilaksanakan diharapkan mampu memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan desa yang mandiri, sehat, dan berdaya saing.

Melalui KKN Tematik 2026, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen menghasilkan lulusan yang unggul tidak hanya secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan mampu berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat. Semangat kolaborasi yang dibangun melalui program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan desa yang lebih sehat, mandiri, dan berkelanjutan melalui sinergi antara akademisi dan masyarakat.

Pemberitahuan Redaksi: Artikel ini dihimpun melalui jejaring informasi sindikasi media.

Sumber asli: UMTAS (Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya)Kunjungi Tautan Asli →

Bagikan Berita Ini:

Komentar & Diskusi Pembaca

Memuat tanggapan pembaca...