Sebanyak 70 warga lanjut usia (lansia) di Pedukuhan Ngaran antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan dan edukasi pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM), khususnya diabetes melitus, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini diinisiasi oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 51 Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta yang berkolaborasi dengan kader Posyandu Lansia setempat.

Diabetes

Dipusatkan di Rumah Dukuh Ngaran, pemeriksaan kesehatan terpadu ini difokuskan untuk mendeteksi dini faktor risiko PTM yang kerap menyerang lansia.

Alur pemeriksaan berlangsung secara terstruktur. Kader Posyandu mengawali alur dengan mengukur tekanan darah peserta dan mencatatnya pada kartu kesehatan lansia. Selanjutnya, mahasiswa KKN UNISA membantu proses pengukuran berat badan, lingkar perut, serta pengecekan kadar gula darah sewaktu.

Anggota KKN Kelompok 51 UNISA Yogyakarta, Athiyah, menjelaskan bahwa keunggulan program ini terletak pada metode edukasi one-by-one atau konsultasi tatap muka secara privat yang diberikan usai lansia menjalani tes gula darah.

“Kader Posyandu bertindak mengarahkan alur dan mendata, sementara mahasiswa memberikan edukasi personal terkait pencegahan diabetes. Lewat metode one-by-one ini, para lansia bisa lebih leluasa berkonsultasi mengenai pola makan dan keluhan yang mereka rasakan,” ujar Athiyah.

Melalui sinergi ini, Posyandu diharapkan terus menjadi wadah pelayanan kesehatan yang berkelanjutan bagi warga usia lanjut. Pemeriksaan berkala dan edukasi gaya hidup sehat ini menjadi langkah krusial untuk membekali lansia di Pedukuhan Ngaran agar tetap aktif, mandiri, dan berkualitas di masa tua.

Diabetes Diabetes Diabetes Diabetes

Pemberitahuan Redaksi: Artikel ini dihimpun melalui jejaring informasi sindikasi media.

Sumber asli: UNISA Yogyakarta (Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta)Kunjungi Tautan Asli →

Bagikan Berita Ini:

Komentar & Diskusi Pembaca

Memuat tanggapan pembaca...