Semarang |  Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) kembali mencatat capaian akademik membanggakan. Sebanyak tujuh peserta didik Program Studi Profesi Dokter Gigi dinyatakan lulus Uji Kompetensi Nasional (Ukomnas) Periode 3 Tahun 2026 dengan tingkat kelulusan 100 persen.

Capaian tersebut disampaikan dalam Sumpah Dokter Gigi ke-XXI FKG UNIMUS yang digelar di Aula Lantai 8 Gedung Kuliah Bersama (GKB) II UNIMUS, Selasa (15/9/2026).

Prosesi sumpah dihadiri Wakil Rektor II Dr. Hardiwinoto, M.Si., dan Wakil Rektor III UNIMUS Prof. Dr. Eny Winaryati, M.Pd., Dekan beserta jajaran Senat FKG UNIMUS, Badan Pembina Harian (BPH) UNIMUS, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Jawa Tengah dan Kota Semarang, Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) UNIMUS, Rumhas Sakit Unimus, RSUD K.R.M.T. Wongsonegoro, Rumah Sakit Roemani, serta orang tua dan wali para dokter gigi yang disumpah.

Wakil Dekan I FKG UNIMUS, Dr. drg. Nurkhamilah Tusi Solekhah, MM, dalam laporannya mengatakan, capaian tersebut menjadi salah satu perkembangan penting FKG UNIMUS pada tahun ajaran 2025/2026.

Drg. Tusi sampaikan FKG UNIMUS telah ditetapkan dan dinyatakan layak sebagai tempat pelaksanaan Uji Kompetensi Nasional bagi peserta didik Pendidikan Profesi Dokter Gigi (PPDG) berdasarkan hasil kunjungan dan uji coba yang dilakukan Tim Ad Hoc Ukomnas PPDG.

“Pada Ukomnas PPDG Periode 3 Agustus 2026, sebanyak tujuh peserta didik Program Profesi Dokter Gigi mengikuti uji kompetensi nasional. Berdasarkan keputusan Tim Ad Hoc PPDG Periode 3 Tahun 2026, seluruhnya dinyatakan lulus dan kompeten,” jelasnya.

Dengan hasil tersebut, FKG UNIMUS berhasil mencatat kelulusan 100 persen pada Ukomnas PPDG Periode 3 Tahun 2026.

Salah satu dokter gigi yang mengucapkan sumpah, drg. Deviana Adinda Nurfatimah, menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendampingi perjalanan pendidikan mereka.

Ia mengungkapkan, perjalanan untuk sampai pada tahap tersebut bukanlah proses yang mudah. Para mahasiswa harus menyelesaikan berbagai tuntutan akademik dan klinis, mulai dari memenuhi kebutuhan kasus pasien, menyelesaikan tugas, hingga menghadapi berbagai revisi.

“Setiap kali menghadapi kesulitan, kami kembali melangkah sedikit demi sedikit hingga akhirnya bisa mengucapkan sumpah dokter gigi,” ujarnya.

Menurut Deviana, pencapaian besar selalu dibangun dari berbagai pencapaian kecil yang dilakukan secara konsisten.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para dosen dan tenaga pendidik FKG UNIMUS atas ilmu, pelayanan, ketegasan, serta bimbingan yang diberikan selama menempuh pendidikan.

“Setelah sumpah ini akan dimulai babak baru dalam kehidupan. Ilmu yang kami dapatkan akan menjadi bekal dalam menjalani profesi sebagai dokter gigi,” katanya.

Dekan FKG UNIMUS, Dr. drg. Risyandi Anwar, Sp.KGA, mengatakan dalam sambutannya, setelah pengucapan sumpah profesi, para lulusan memasuki tahap baru untuk mengabdikan ilmu di tengah masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa perkembangan teknologi kedokteran gigi, termasuk digital dentistry, berlangsung sangat cepat. Namun, kemajuan teknologi tersebut harus tetap berjalan beriringan dengan kemampuan moral dan nilai kemanusiaan.

“Teknologi terus berkembang, tetapi perkembangan tersebut harus diikuti dengan kemampuan moral yang tinggi,” tegasnya.

Ia berharap bekal Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) yang diperoleh selama menempuh pendidikan di UNIMUS dapat menjadi landasan para dokter gigi dalam menjalankan profesinya.

Dengan demikian, para lulusan tidak hanya mampu mengimplementasikan ilmu kedokteran gigi, tetapi juga membawa dan mengembangkan nilai-nilai AIK di tengah masyarakat.

Drg. Risyandi juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada FKG UNIMUS.

“Bapak dan Ibu tentu merasakan kebanggaan karena hari ini dapat menyaksikan putra-putrinya menyandang gelar dokter gigi,” tuturnya.

Menambahkan Ketua PDGI Jawa Tengah, drg. Budi Wibowo, Sp.Ort, mengatakan perjalanan pendidikan di FKG hingga meraih gelar dokter gigi merupakan proses panjang dan penuh tantangan. Setelah menyelesaikan pendidikan akademik dan profesi, para dokter gigi baru selanjutnya akan menghadapi tahap internsip.

Ia menyebutkan, jumlah dokter gigi di Indonesia saat ini mencapai sekitar 51 ribu orang. Sementara di Jawa Tengah, berdasarkan data per 20 Agustus 2026, terdapat sekitar 3.705 dokter gigi. Dengan bertambahnya tujuh dokter gigi lulusan FKG UNIMUS, jumlah tersebut kembali meningkat.

Drg. Budi berharap para dokter gigi baru tersebut segera bergabung dan aktif dalam organisasi profesi PDGI.

“Dokter gigi saat ini masih menghadapi persoalan distribusi, terutama dalam pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan di berbagai daerah, termasuk puskesmas,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya memahami perubahan paradigma generasi saat ini, termasuk dalam menentukan pilihan pengabdian dan membangun karier sebagai dokter gigi.

Sementara itu, Wakil Rektor III UNIMUS, Prof. Dr. Eny Winaryati, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya prosesi sumpah dokter gigi tersebut.

Ia mengatakan, setelah menyelesaikan pendidikan di kampus, para dokter gigi akan memasuki ruang belajar yang jauh lebih luas, yakni masyarakat dengan persoalan dan tantangan yang semakin kompleks.

“Di sini kita belajar, tetapi setelah ini laboratorium akan berpindah ke masyarakat yang lebih luas dan kompleks dengan segala persoalannya,” ungkapnya.

Menurut Eny, kehidupan merupakan proses yang terus bergerak melalui berbagai tahapan. Dalam perjalanan tersebut, kompetensi setiap dokter gigi akan diuji, baik dalam menghadapi dirinya sendiri, lingkungan kerja, keluarga maupun masyarakat.

Karena itu, ia berpesan agar para dokter gigi baru terus belajar, menjaga integritas, serta mampu menghadirkan manfaat melalui profesi yang dijalankan.

Prosesi Sumpah Dokter Gigi ke-XXI FKG UNIMUS pun menjadi penanda berakhirnya satu tahap perjalanan pendidikan sekaligus awal pengabdian profesional. Tujuh dokter gigi baru UNIMUS kini siap memasuki dunia profesi dengan membawa kompetensi, etika, dan nilai-nilai keislaman untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Loading

Pemberitahuan Redaksi: Artikel ini dihimpun melalui jejaring informasi sindikasi media.

Sumber asli: UNIMUSKunjungi Tautan Asli →

Bagikan Berita Ini:

Komentar & Diskusi Pembaca

Memuat tanggapan pembaca...