BANJAR, UMTAS – Pemerintah Kota Banjar memberikan penghargaan kepada Dosen Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS), Sofian Munawar, sebagai Tokoh Literasi Kota Banjar dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tingkat Kota Banjar.
Penghargaan tersebut diserahkan pada puncak peringatan HUT ke-81 RI yang berlangsung di Lapang Bhakti Taman Kota Banjar, Senin (17/8/2026). Apresiasi diberikan sebagai bentuk penghargaan atas konsistensi Sofian Munawar dalam mengembangkan gerakan literasi masyarakat melalui Yayasan Ruang Baca Komunitas (YRBK).
Upacara peringatan HUT RI tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono, selaku inspektur upacara. Selain menjadi momentum memperingati kemerdekaan, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian apresiasi kepada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan masyarakat yang dinilai telah memberikan kontribusi bagi kemajuan Kota Banjar.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Banjar menilai gerakan literasi memiliki peran penting dalam membangun kualitas masyarakat. Ia menyebut kiprah Sofian Munawar sebagai salah satu inisiator gerakan literasi di Kota Banjar layak mendapatkan apresiasi dan diharapkan dapat terus berkembang serta menginspirasi masyarakat.
Hal senada disampaikan Wakil Wali Kota Banjar, Dr. H. Supriana, M.Pd. Menurutnya, peningkatan indeks literasi masyarakat Kota Banjar merupakan hasil sinergi berbagai pihak, termasuk para pegiat literasi yang secara konsisten menjalankan kegiatan di tengah masyarakat.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap aktivitas Sofian Munawar bersama Ruang Baca Komunitas yang selama ini aktif menghasilkan dan menerbitkan berbagai karya buku yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sofian Munawar diketahui telah lebih dari satu dekade mengembangkan gerakan literasi masyarakat melalui Ruang Baca Komunitas. Kegiatan tersebut antara lain diwujudkan melalui penyediaan layanan pustaka masyarakat secara gratis serta pelaksanaan Safari Literasi ke berbagai tempat secara sukarela.
BACA JUGA
Dari berbagai pengalaman dalam kegiatan Safari Literasi tersebut, Sofian kemudian mendokumentasikan dan mengembangkan pengalaman tersebut menjadi karya tulis. Hingga memasuki tahun ke-11, Ruang Baca Komunitas bersama para pegiat literasi dari berbagai kalangan telah menerbitkan sebanyak 104 buku.
Sofian menjelaskan bahwa perjalanan gerakan literasi yang dijalaninya selama belasan tahun tidak selalu mendapatkan perhatian luas. Namun, keyakinan bahwa literasi merupakan salah satu fondasi penting bagi kemajuan masyarakat membuatnya memilih untuk tetap menjalankan kegiatan tersebut secara konsisten.
Ia menyampaikan bahwa pencapaian penerbitan 104 buku tersebut tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari masyarakat, komunitas sekolah, hingga Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) yang turut memberikan dukungan berupa buku-buku baru.
Dukungan terhadap Ruang Baca Komunitas juga datang dari UMTAS. Dalam waktu terakhir, UMTAS memberikan donasi ratusan buku untuk mendukung aktivitas literasi yang dijalankan komunitas tersebut. Ruang Baca Komunitas sendiri merupakan salah satu Taman Bacaan Masyarakat yang dibina oleh Perpustakaan UMTAS.
Menurut Sofian, penghargaan dari Pemerintah Kota Banjar tersebut bukan hanya menjadi bentuk apresiasi pribadi, tetapi juga menjadi dukungan terhadap gerakan literasi yang selama ini dikembangkan secara bersama-sama. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil dari sinergi dan kolaborasi banyak pihak yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan literasi.
Penghargaan tersebut sekaligus memperkuat kontribusi sivitas akademika UMTAS dalam pengembangan budaya literasi dan pemberdayaan masyarakat. Kiprah Sofian Munawar diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi dosen, mahasiswa, komunitas, dan masyarakat untuk terus menghasilkan karya serta membangun gerakan literasi yang berkelanjutan. UMTAS – Cerdas Berkualitas, dari Lokal untuk Global.
Pemberitahuan Redaksi: Artikel ini dihimpun melalui jejaring informasi sindikasi media.
Sumber asli: UMTAS (Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya) • Kunjungi Tautan Asli →
Komentar & Diskusi Pembaca