PANGKALPINANG – Menjadi mahasiswa bukan sekadar mengejar nilai akademik dan memperoleh gelar. Lebih dari itu, mahasiswa dituntut mampu mengembangkan intelektualitas, karakter, dan kepedulian agar ilmu yang diperoleh dapat memberi manfaat bagi masyarakat dan bangsa.

Pesan tersebut disampaikan Rektor Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) Dr. Ir. Fadillah Sabri, S.T., M.Eng., IPM., saat menjadi pemateri pada hari kedua Masa Ta’aruf Kampus (MATAKA) 2026/2027, Selasa (15/9/2026).

Mengangkat materi “Membentuk Intelektual Mahasiswa: Implementasi 5 Nilai Dasar Keunggulan Unmuh Babel dalam Kehidupan Kampus, untuk Diri, Masyarakat, dan Masa Depan Bangsa”, Fadillah memperkenalkan lima nilai yang menjadi landasan mahasiswa Unmuh Babel, yakni Keislaman, Keindonesiaan, Kekinian, Kedisinian, dan Kemasadepanan.

“Anak-anakku semuanya, Unmuh Babel dibangun dengan lima nilai dasar. Unmuh Babel berdiri dengan lima landasan nilai, yakni Keislaman, Keindonesiaan, Kekinian, Kedisinian, dan Kemasadepanan. Hari ini kita akan membahas secara singkat tentang kelima makna tersebut dan implementasinya dalam kehidupan kampus,” ujar Fadillah.

Di hadapan mahasiswa baru, Fadillah menjelaskan makna lima nilai dasar keunggulan dan menegaskan bahwa pendidikan tinggi tidak berhenti pada penguasaan ilmu pengetahuan. Mahasiswa juga perlu membangun karakter sebagai bekal untuk menghadapi kehidupan dan mengambil peran di tengah masyarakat.

Menurutnya, mahasiswa intelektual memiliki lima karakter utama, yaitu berpikir kritis, terus belajar, bersikap bijak, berkarya, dan mampu memberikan manfaat.

“Ciri mahasiswa intelek itu yang pertama harus kritis, jangan diam. Harus berani mengkritisi apa yang salah dan apa yang benar. Yang kedua harus terus belajar, meningkatkan kapasitas, tidak pernah merasa puas,” katanya.

Ia melanjutkan, mahasiswa juga harus mampu bersikap bijak dan beradab karena ilmu perlu berjalan beriringan dengan adab.

“Yang ketiga senantiasa bersikap bijak atau beradab, karena adab itu di atas ilmu. Keempat, berkarya. Kalau kita sudah punya ilmu, sekecil apa pun karyamu itu akan berdampak. Maka, jangan pernah meremehkan karya yang kecil. Dan yang kelima, memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa,” imbuhnya.

Semangat meraih masa depan tercermin dari Nuriya, mahasiswi baru asal SMAN 1 Simpang Teritip. Kisahnya sempat menjadi perhatian ketika ia pingsan karena tak kuasa menahan haru saat mengetahui dirinya mendapat kesempatan melanjutkan kuliah setelah kunjungan Rektor ke sekolahnya beberapa waktu lalu. Anak kesepuluh dari 12 bersaudara ini tetap melanjutkan kuliah di Unmuh Babel setelah terkendala ketentuan desil beasiswa KIP, melalui bantuan Lazismu Unmuh Babel. Ia berharap pendidikan menjadi jalan untuk mewujudkan cita-cita sekaligus mengangkat derajat keluarganya,

“Teman-teman, kita tidak bisa memilih di mana kita dilahirkan, tetapi kita bisa memilih untuk mengangkat derajat orang tua kita yang kurang mampu dengan cita-cita kita yang besar,” ucap Nuriya.

Antusiasme mahasiswa baru juga terlihat saat sesi tanya jawab. Sejumlah mahasiswa tidak hanya aktif mengajukan pertanyaan, tetapi juga menyampaikan pertanyaan yang kritis dan relevan dengan materi yang disampaikan Rektor. (MJ)

Ayo kuliah di UnMuh BaBel kampus yang Berkemajuan dan Mencerahkan”, Info lengkap hubungi WA Admin (0812 – 7493 – 1707) Website pmb : pmb.unmuhbabel.ac.id IG : https://instagram.com/unmuh_babel FB : https://www.facebook.com/unmuh.bangkabelitung Youtube : Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung

The post Hari Kedua MATAKA, Rektor Bekali Mahasiswa Baru dengan Lima Nilai Dasar Keunggulan first appeared on UNMUH BABEL.

Pemberitahuan Redaksi: Artikel ini dihimpun melalui jejaring informasi sindikasi media.

Sumber asli: UNMUH BABEL (Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung)Kunjungi Tautan Asli →

Bagikan Berita Ini:

Komentar & Diskusi Pembaca

Memuat tanggapan pembaca...