UMGNews, GRESIK – Semangat membawa nama Gresik dan Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik) ke kancah nasional kembali ditunjukkan mahasiswa melalui Tim Siti Busyro. Tim yang akan berlaga dalam Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2026 kategori Robot Bawah Air atau Remotely Operated Vehicle (ROV) tersebut resmi dilepas untuk bertanding di Bengkalis, Riau.
Pelepasan Tim Siti Busyro menjadi momentum penting sebelum mereka bertolak menuju lokasi kompetisi. Keberangkatan tim dilepas langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Gresik dr. H. Asluchul Alif, M.Kes., M.M., M.H.P. bersama Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik Prof. Dr. Khoirul Anwar, S.Pd., M.Pd.
Dukungan langsung dari Pemerintah Kabupaten Gresik dan UM Gresik tersebut menjadi suntikan semangat bagi mahasiswa yang akan membawa nama daerah sekaligus almamater dalam kompetisi tingkat nasional. Momentum ini juga memperlihatkan sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendorong generasi muda untuk terus mengembangkan potensi, inovasi, dan prestasi.
Dalam kegiatan pelepasan, Tim Siti Busyro turut didampingi Kepala Biro Pengembangan Prestasi Mahasiswa Afakhrul Masub Bakhtiar, S.Pd., M.Pd., Dekan Fakultas Teknik Dr. Misbah, S.T., M.T., Ketua Program Studi Teknik Konstruksi Perkapalan Ir. Hadi Suroso, M.Sc., jajaran Fakultas Teknik dan Program Studi Teknik Konstruksi Perkapalan, serta mahasiswa Program Studi Teknik Konstruksi Perkapalan UM Gresik.
Bawa Karya Mahasiswa Gresik ke Ajang Nasional
Keikutsertaan Tim Siti Busyro dalam KKI 2026 menjadi salah satu bukti bahwa mahasiswa Gresik memiliki potensi untuk bersaing di bidang teknologi dan inovasi. Melalui kategori ROV, mahasiswa UM Gresik mendapatkan kesempatan untuk mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam sebuah karya teknologi yang akan diuji di arena kompetisi.
Robot bawah air atau ROV merupakan teknologi yang dirancang untuk dapat dioperasikan dari permukaan dan digunakan untuk menjalankan berbagai aktivitas di lingkungan bawah air. Dalam kompetisi, kemampuan teknis robot menjadi salah satu aspek penting yang harus dipersiapkan dengan matang oleh setiap tim.
Bagi Tim Siti Busyro, proses menuju KKI 2026 bukanlah perjalanan yang berlangsung dalam waktu singkat. Persiapan membutuhkan ketelitian, kreativitas, kemampuan teknis, serta kekompakan antarpersonel. Setiap bagian harus dipersiapkan dan diuji agar mampu bekerja secara optimal ketika berhadapan dengan tantangan di arena kompetisi.
Proses tersebut sekaligus menjadi ruang belajar bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan di luar pembelajaran akademik. Mereka dituntut untuk mampu menyelesaikan persoalan secara langsung, mengambil keputusan, berkomunikasi dalam tim, serta melakukan evaluasi terhadap teknologi yang dikembangkan.
Pengalaman ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa Teknik Konstruksi Perkapalan UM Gresik untuk mengenal lebih jauh perkembangan teknologi kelautan dan perkapalan. Selain berorientasi pada kompetisi, keikutsertaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan budaya inovasi dan prestasi di lingkungan kampus.
Dukungan Pemkab Gresik dan UM Gresik
Pelepasan Tim Siti Busyro oleh Wakil Bupati Gresik dan Rektor UM Gresik menjadi bentuk dukungan nyata terhadap mahasiswa yang akan berjuang di tingkat nasional.
Bagi Pemerintah Kabupaten Gresik, kehadiran mahasiswa dalam ajang nasional menjadi peluang untuk memperkenalkan potensi generasi muda Gresik melalui karya dan prestasi. Sementara bagi UM Gresik, keikutsertaan mahasiswa dalam kompetisi menjadi bagian dari komitmen untuk memberikan ruang pengembangan potensi mahasiswa melalui pengalaman, kreativitas, dan inovasi.
Sinergi tersebut diharapkan dapat terus terbangun dan melahirkan lebih banyak mahasiswa yang mampu menghasilkan karya sekaligus mengharumkan nama Gresik di berbagai ajang nasional.
BACA JUGA
Dukungan dari pimpinan universitas, fakultas, program studi, Biro Pengembangan Prestasi Mahasiswa, hingga seluruh sivitas akademika juga menjadi modal penting bagi Tim Siti Busyro. Semangat dan doa dari keluarga besar UM Gresik diharapkan dapat menyertai perjalanan tim selama mengikuti seluruh rangkaian KKI 2026.
Saatnya Tim Siti Busyro Unjuk Kemampuan
Bengkalis, Riau, kini menjadi tujuan berikutnya bagi Tim Siti Busyro. Di sana, mereka akan berhadapan dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi yang turut membawa karya dan inovasi terbaiknya.
Persaingan tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri. Namun, bagi Tim Siti Busyro, KKI 2026 merupakan kesempatan untuk membuktikan hasil kerja keras sekaligus mengukur kemampuan mahasiswa UM Gresik dalam mengembangkan teknologi robot bawah air.
Lebih dari sekadar mengejar kemenangan, pengalaman bertanding di tingkat nasional diharapkan dapat menjadi pembelajaran berharga bagi para mahasiswa. Mereka dapat memperoleh pengalaman baru, memperluas jejaring, bertukar pengetahuan dengan peserta dari perguruan tinggi lain, sekaligus mendapatkan evaluasi untuk pengembangan karya di masa mendatang.
Keberangkatan Tim Siti Busyro juga menjadi bagian dari perjalanan panjang UM Gresik dalam membangun ekosistem mahasiswa berprestasi. Setiap kompetisi yang diikuti diharapkan mampu melahirkan pengalaman dan inovasi baru yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Dengan membawa nama Gresik dan UM Gresik, Tim Siti Busyro diharapkan mampu tampil maksimal, menjunjung tinggi sportivitas, dan memberikan kemampuan terbaik sepanjang kompetisi.
Kini, saatnya karya mahasiswa Gresik berbicara di tingkat nasional.
Selamat berjuang Tim Siti Busyro! Bawa semangat Gresik, harumkan nama UM Gresik, dan berikan yang terbaik di KKI 2026. Semoga perjalanan menuju Bengkalis, Riau, menghasilkan prestasi yang membanggakan bagi Gresik dan UM Gresik.
📌 Informasi lebih lanjut:
🌐 Website: www.umg.ac.id
📱 Instagram: @um_gresik
📺 YouTube: UM_GRESIK
Credit by Humas UM Gresik
Artikel Dilepas Wakil Bupati dan Rektor, Tim Siti Busyro Bawa Nama Gresik dan UM Gresik ke KKI 2026 pertama kali tampil pada UM GRESIK.
Pemberitahuan Redaksi: Artikel ini dihimpun melalui jejaring informasi sindikasi media.
Sumber asli: UMG (Universitas Muhammadiyah Gresik) • Kunjungi Tautan Asli →
Komentar & Diskusi Pembaca