UMGNews, GRESIK – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik) kembali melepas ratusan lulusan melalui Yudisium XLIX FKIP UM Gresik yang digelar pada Selasa (8/9/2026) di Hall Sang Pencerah UM Gresik.

Mengusung tema “Dari Kampus untuk Negeri: Lulusan FKIP Unggul, Berkarakter, dan Mengabdi bagi Pendidikan Indonesia”, yudisium menjadi momentum penting bagi para mahasiswa untuk menandai berakhirnya perjalanan akademik sekaligus memulai langkah baru di dunia profesional dan pengabdian kepada masyarakat.

Sebanyak 200 mahasiswa mengikuti prosesi Yudisium XLIX FKIP UM Gresik. Mereka terdiri dari 67 lulusan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), 14 lulusan Pendidikan Matematika (PMTK), 19 lulusan Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), serta 100 lulusan PGSD RPL Afirmasi.

Pelaksanaan yudisium turut dihadiri 33 dosen dan tenaga kependidikan FKIP UM Gresik. Hadir pula Dekan FKIP UM Gresik, Dr. Nur Fauziyah, M.Pd., bersama jajaran pimpinan program studi, yakni Kaprodi PGSD Iqnatia Alfiansyah, M.Pd., Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris Tri Yuli Ardiansyah, M.Pd., dan Kaprodi PMTK Dr. Fatimatul Khikmiyah, M.Sc.

Menutup Perjalanan Akademik, Membuka Jalan Pengabdian

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan penampilan tari oleh Tim Tari PGSD. Suasana kemudian dilanjutkan dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an.

Memasuki agenda utama, Yudisium XLIX FKIP UM Gresik ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan Dekan dan prosesi yudisium mahasiswa S1. Salah satu momen penting dalam kegiatan tersebut adalah penyerahan Surat Keterangan Lulus (SKL) kepada para lulusan oleh Dekan FKIP bersama para Ketua Program Studi.

Penyerahan SKL menjadi simbol bahwa perjalanan akademik para mahasiswa telah sampai pada satu tahap penting. Berbagai proses pembelajaran, praktik, tugas akademik, hingga pengalaman selama berada di lingkungan kampus kini menjadi bekal untuk melangkah ke tahap berikutnya.

Bagi lulusan FKIP, perjalanan tersebut tidak berhenti pada perolehan gelar akademik. Ilmu dan kompetensi yang telah diperoleh diharapkan dapat diwujudkan dalam bentuk kontribusi nyata di bidang pendidikan.

Lulusan Unggul dengan Karakter dan Kepedulian

Tema “Dari Kampus untuk Negeri” menjadi pesan utama dalam pelepasan lulusan FKIP UM Gresik. Para lulusan diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter yang kuat, kreativitas, kemampuan beradaptasi, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Keunggulan yang diperoleh selama menjalani pendidikan di FKIP menjadi modal untuk menghadapi dinamika dunia profesional. Sementara karakter menjadi landasan agar ilmu dan kompetensi tersebut dapat digunakan secara bertanggung jawab serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Semangat pengabdian tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan lulusan FKIP UM Gresik. Sebagai calon pendidik dan insan profesional, mereka diharapkan mampu terus belajar, beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta mengambil peran dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia.

Yudisium pun menjadi titik transisi dari proses “belajar untuk menjadi” menuju fase “berkarya untuk negeri”.

Apresiasi bagi Lulusan Terbaik

Selain prosesi yudisium, kegiatan juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada lulusan terbaik tingkat fakultas dan program studi. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas prestasi, dedikasi, dan perjuangan mahasiswa selama menempuh pendidikan di FKIP UM Gresik.

Suasana haru turut mewarnai acara melalui pemutaran video memorable mahasiswa. Tayangan tersebut mengajak para lulusan mengenang kembali berbagai cerita selama menjalani masa perkuliahan, mulai dari proses belajar, kebersamaan, persahabatan, hingga perjuangan menyelesaikan pendidikan.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan sambutan mahasiswa terbaik yang disampaikan oleh perwakilan mahasiswa PGSD. Selanjutnya, Dekan FKIP UM Gresik menyampaikan sambutan sekaligus pesan kepada para lulusan sebagai bekal dalam memasuki dunia profesional dan pengabdian.

Dari Sang Pencerah Menuju Pendidikan Indonesia

Pelaksanaan yudisium di Hall Sang Pencerah menjadi simbol perjalanan para lulusan dari lingkungan akademik menuju ruang pengabdian yang lebih luas. Setelah mendapatkan ilmu dan pengalaman di kampus, mereka kini diharapkan mampu membawa semangat untuk terus memberikan manfaat di tengah masyarakat.

Bagi FKIP UM Gresik, “Dari Kampus untuk Negeri” bukan sekadar tema kegiatan, melainkan pesan bahwa pendidikan tinggi memiliki tanggung jawab untuk melahirkan sumber daya manusia yang mampu berkontribusi bagi bangsa.

Sebanyak 200 lulusan yang dilepas melalui Yudisium XLIX membawa pengalaman dan perjalanan masing-masing. Namun, seluruhnya diharapkan memiliki semangat yang sama untuk menjadikan ilmu yang diperoleh selama di bangku kuliah sebagai bekal dalam berkarya, mengabdi, dan ikut memajukan pendidikan Indonesia.

Rangkaian Yudisium XLIX FKIP UM Gresik ditutup dengan doa dan penutupan oleh pembawa acara.

Selamat kepada seluruh lulusan Yudisium XLIX FKIP Universitas Muhammadiyah Gresik.

Dari Kampus untuk Negeri.
Lulusan FKIP Unggul, Berkarakter, dan Mengabdi bagi Pendidikan Indonesia.

📌 Informasi lebih lanjut:
🌐 Website: www.umg.ac.id
📱 Instagram: @um_gresik
📺 YouTube: UM_GRESIK

Credit by FKIP UM Gresik







Artikel Dari Kampus untuk Negeri, 200 Lulusan FKIP UM Gresik Siap Mengabdi bagi Pendidikan Indonesia pertama kali tampil pada UM GRESIK.

Pemberitahuan Redaksi: Artikel ini dihimpun melalui jejaring informasi sindikasi media.

Sumber asli: UMG (Universitas Muhammadiyah Gresik)Kunjungi Tautan Asli →

Bagikan Berita Ini:

Komentar & Diskusi Pembaca

Memuat tanggapan pembaca...