Tasikmalaya – Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) menyelenggarakan Baitul Arqam 2026 bagi dosen dan tenaga kependidikan (tendik) dengan mengusung tema “Mewujudkan Akademisi yang Ideologis, Berintegritas, dan Berkemajuan”. Kegiatan yang menjadi bagian dari pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) tersebut dilaksanakan selama tiga hari dua malam sebagai upaya memperkuat karakter, ideologi, serta profesionalisme sivitas akademika UMTAS.

Rektor UMTAS, Neni Nuraeni, M.Kep., Ns., Sp.Kep.Mat., menyampaikan bahwa Baitul Arqam merupakan agenda strategis universitas dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik, tetapi juga memiliki pemahaman ideologi Muhammadiyah yang kuat serta integritas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Menurutnya, dosen dan tenaga kependidikan merupakan ujung tombak kemajuan institusi sehingga perlu memiliki kesamaan visi, nilai, dan komitmen dalam mengimplementasikan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di lingkungan kampus. Ia menjelaskan bahwa melalui kegiatan tersebut diharapkan seluruh peserta mampu menginternalisasikan nilai-nilai Islam berkemajuan dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi maupun pelayanan kepada mahasiswa, sehingga mampu melahirkan budaya akademik yang unggul, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Muhammadiyah.

Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMTAS, Prof. Dr. Yadi Janwari, M.Ag., menyampaikan bahwa Baitul Arqam merupakan salah satu instrumen penting dalam menjaga dan memperkuat jati diri perguruan tinggi Muhammadiyah. Menurutnya, seluruh dosen dan tenaga kependidikan memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya memahami nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan secara konseptual, tetapi juga mengimplementasikannya dalam budaya kerja, proses pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kehidupan sehari-hari di lingkungan kampus.

Ia menambahkan bahwa kemajuan sebuah perguruan tinggi Muhammadiyah tidak hanya diukur dari capaian akademik dan prestasi kelembagaan, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusianya dalam mengamalkan nilai-nilai Islam, menjaga integritas, serta menjadi teladan bagi mahasiswa dan masyarakat. Oleh karena itu, Baitul Arqam diharapkan mampu memperkuat komitmen seluruh sivitas akademika untuk terus berkontribusi dalam memajukan UMTAS sekaligus membawa misi dakwah Muhammadiyah melalui dunia pendidikan tinggi.

Ketua Pelaksana Baitul Arqam 2026, Alfadl H.,M .Ag., menjelaskan bahwa kegiatan dirancang dalam bentuk pembinaan intensif selama tiga hari dua malam dengan berbagai rangkaian materi dan aktivitas yang saling melengkapi. Ia mengatakan bahwa peserta memperoleh materi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, penguatan ideologi Muhammadiyah, pembentukan karakter akademisi, integritas dalam menjalankan profesi, kepemimpinan, serta penguatan budaya kerja yang berkemajuan.

Ia menambahkan bahwa selain mengikuti sesi materi dan diskusi, peserta juga mengikuti berbagai kegiatan yang bertujuan membangun kedisiplinan, kebersamaan, dan semangat kolaborasi antarsivitas akademika. Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti kegiatan outbound yang dirancang untuk memperkuat kerja sama tim, kepemimpinan, komunikasi, serta solidaritas dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang harmonis dan produktif.

Melalui penyelenggaraan Baitul Arqam 2026, UMTAS kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak dosen dan tenaga kependidikan yang tidak hanya profesional di bidangnya, tetapi juga memiliki karakter ideologis, integritas yang tinggi, serta semangat berkemajuan sebagai wujud nyata pengamalan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam setiap aspek pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Pemberitahuan Redaksi: Artikel ini dihimpun melalui jejaring informasi sindikasi media.

Sumber asli: UMTAS (Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya)Kunjungi Tautan Asli →

Bagikan Berita Ini:

Komentar & Diskusi Pembaca

Memuat tanggapan pembaca...